Langsung ke konten utama

Mengetahui Jenis-Jenis Plafon Rumah Keunggulan dan Kelemahannya

 Jenis-Jenis Plafon Rumah Keunggulan dan Kelemahannya



Semua bahan untuk jenis plafon rumah merupakan bahan–bahan yang baik dan berkualitas. Tinggal anda saja yang menentukan bahan yang mana yang cocok sesuai dengan desain interior plafon diinginkan.
Sebelum memilih model dan bahan dasar plafon rumah yang akan Anda pakai dalam desain nantinya, ada baiknya Anda mempelajari keunggulan dan kelemahan dari  tiap jenis plafon tersebut.
1.    Plafon Tripleks
Plafon berbahan tripleks merupakan  jenis penutup plafon yang sering dipakai. Ukuran tripleks dipasaran adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm dan 6 mm. Pemasangan plafon ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya. Rangka plafon dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm.
Keunggulan, jenis plafon tripleks proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu sehingga Anda tidak kesulitan dalam pengerjaannya. Material tripleks mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan memudahkan pengguna  dalam perbaikan apabila terjadi kerusakan untuk menggantinya.
Kelemahan, bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.

2.    Plafon Eternit atau Asbes
Dalam pasaran ukuran plafon eternit  adalah 1.00 m x 1.00 m dan 0.50 m x 1.00 m. Cara pemasangan pun sama dengan plafon tripleks. Anda dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm untuk rangka plafon.
Keunggulannya, selain mudah didapat dipasaran, proses pengerjaan pun mudah sehingga tidak menemui kendala. Bahannya yang ringan memudahkan pengguna untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan.
Kelemahan, bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan benturan sehingga harus berhati-hati dalam proses pemasangan plafon supaya tidak patah atau retak.
3.     Plafon Fiber
Saat ini plafon fiber sudah banyak digunakan. Dalam aplikasi untuk plafon rumah menggunakan papan GRC (Glassfiber Reinforced Cement Board). Harganya relatif murah dibandingkan dengan tripleks. GRC Board mempunyai ukuran 60 cm x 120 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Rangka plafon dapat mengunakan kasau 4/6 atau 5/7 maupun besi hollow 40 mm x 40 mm.
Keunggulan, plafon GRC tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes. Proses pengerjaanya cukup mudah.
Kelemahan, sama dengan plafon eternit atau asbes tak tahan benturan. Material GRC di beberapa daerah masih jarang di jumpai.
4.    Plafon Gypsum
Plafon gypsum salah satu jenis plafon yang sudah banyak digunakan pula untuk penutup plafon. Ukuran untuk plafon adalah 122 cm x 244 cm. Untuk rangka seperti GRC Board anda dapat menggunakan kasau maupun besi hollow.
Keunggulan, pada saat terpasang plafon gypsum memiliki permukaan yang terlihat tanpa sambungan sehingga banyak diminati masyarakat. Proses pengerjaanya pun lebih cepat. Mudah diperoleh, diperbaiki serta diganti.
Kelemahan, tidak tahan terhadap air sehingga mudah rusak ketika terkena air atau rembesan air. Tidak semua tukang dapat mengerjakannya, perlu keahlian khusus.
5.    Plafon Akustik
Plafon akustik solusi bagi Anda yang merencanakan sebuah ruangan yang dapat meredam kebisingan. Karena plafon akustik merupakan plafon yang tahan terhadap batas ambang kebisingan tertentu. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x 60 cm dan 60 cm x 120 cm. Plafon akustik dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal pabrikan yang sudah jadi.
Keunggulan, dapat meredam suara sehingga untuk kebutuhan ruangan tertentu banyak dipakai oleh masyarakat. Bobotnya relatif ringan sehingga mudah untuk perbaikan atau diganti dan proses pengerjaannya cepat.
Kelemahan, tidak tahan air dan di daerah tertentu masih jarang dijumpai serta harganya relatif lebih mahal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Pemasangan Gypsum/Plafond Gypsum

Pemasangan gypsum/plafond gypsum  merupakan salah satu pelengkap dekorasi rumah selain sebagai partisi, gypsum dapat digunakan untuk plafond. Pemasangan gypsum/plafond gypsum pada ruangan dapat memaksimalkan kesan yang kita inginkan, namunpemasangan gypsum sebaiknya harus dengan cara yang benar dan tepat atau menggunakan tenaga ahli agar  pemasangan gypsum  menghasilkan kesan yang rapih dan indah sesuai dengan yang kita harapkan. Teknik Pemasangan gypsum ada beberapa cara yang didasarkan pada jenis rangka penopang plafond gypsum, plafond gypsum yang menggunakan rangka kayu harus diserut agar rata dan pemasangan plafond gypsum jadi rapih. Sementara pemasangan plafond gypsum dengan rangka hollow jauh lebih cepat karena umumnya memiliki permukaan yang lebih presisi. Dan tentu pemasangan plafond gypsum dengan rangka hollow tahan terhadap rayap dibandingkan dengan pemasangan plafond gypsum dengan rangka kayu. Pemasang...

Cara mengenali Plafon Gypsum yang berkualitas atau bagus

 Cara mengenali Plafon Gypsum yang berkualitas Berbagai merk gypsum saat ini membanjir di pasaran. Bagaimana caranya mengetahui gypsum yang punya kualitas baik? Tahu kriteria-kriterianya ,  terutama untuk Anda yang awam soal gypsum? Pada postingan kali ini akan kami sajikan beberapa trik mengenali papan gypsum yang berkualitas yang kami ambil dari berbagai sumber ,  antara lain : Less sagging. Artinya, ketika papan gipsum dipasang sebagai plafon atau langit-langit, tingkat kelendutannya sangat kecil. Dengan tingkat kelendutan sangat kecil ini, maka plafon atau langit-langit akan mempunyai permukaan lebih rata (flat) ,  atau dengan kata lain tidak bergelombang. Kuat. Papan gypsum yang kuat adalah papan gypsum yang tidak mudah patah ketika proses pemindahan dari satu tempat ke tempat lain secara manual maupun ketika dipasang. Ringan. Semakin ringan sebuah papan gypsum akan mempermudah dan mempercepat penanganan maupun pemasangan papan gypsum tersebut. Berdasar...

Cara Memperbaiki Papan Gypsum yang Berlubang

Papan Gypsum  sangat umum digunakan sebagai dinding, penutup dinding, dan  partisi ruangan , dalam penggunaannya papan gypsum sering kali mengalami berbagai kerusakan sehingga di perlukan perbaikan. Dalam Memperbaiki papan gypsum kuncinya adalah memastikan papan gypsum menyatu dengan dinding gypsum sekitarnya. Untuk memperbaiki kerusakan papan gypsum tersebut ada beberapa hal yang harus di perhatikan dari model kerusakannya seperti sebagai berikut. Perbaikan Papan Gypsum yang Penyok Perbaikan pada papan gypsum yang penyok tidak terlalu sulit. Tergantung pada separah apa penyoknya. Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika memperbaiki dinding gypsum penyok gunakan join compound untuk mengisi daerah penyok sehingga halus. Anda harus membiarkan lapisan pertama join compound kering dan sebelum mengoleskan lapisan kedua dari join compound. Hal ini harus dilakukan lapis demi lapis sampai daerah benar-benar terisi Setelah bagian yang penyok terisi. Pastikan untuk tidak sampai kering...